Energi Panas Bumi
Dalam pusat bumi, terdapat sumber panas yang sangat tinggi, sehingga semua benda dan batuan berubah menjadi cairan bersuhu tinggi yang di sebut magma. Secara alamia magma ini dapat keluar melalui letusan gunung berapi.
Di daerah vulkanis magma dapat naik melalui retakan dalam lapisan bumi sehingga memanasi batuan pada kerak bumi dan air yang terkandung di dalamnya. Apabila air yang di panaskan tersebut keluar dari permukaan bumi dan bebas dari tekanan hidrostatis, maka ia dapat berubah menjadi uap panas, dan muncul sebagai “geyser”,”fumarola”, kubangan Lumpur panas atau mata air panas. Fenomena alam seperti ini terdapat hampir di seluruh lapangan panas bumi. Read more »
Terbentuknya Minyak Bumi
Minyak bumi atau gas bumi terdapat dalam pori-pori batuan, terutama batuan sediment. Proses pembentukan minyak bumi belum di ketahui secara pasti. Karena itu usaha dan penelitian terus dilakukan orang untuk mengetahui proses terbentuknya minyak secara ilmiah.
Ada tiga macam teori yang menjelaskan proses terbentuknya minyak dan gas bumi. Teori pertama adalah teori “biogenetic” atau lebih di kenal dengan teori “organik”. Yang kedua adalah teori “anorganik”, sedangkan yang ketiga adalah teori “duplex” yang merupakan perpaduan dari kedua teori sebelumnya. Teori duplex yang banyak di terima oleh kalangan luas menjelaskan bahwa minyak dan gas bumi berasal dari berbagai jenis organisme laut baik hewani maupun nabati. Read more »
BATU BARA
Sebagian besar dari batu bara ini terjadi dari tumbuh-tumbuhan tropis. Jenis tumbuh-tumbuhan ini ialah:
-
- Gelamariacen
- Hapidodendrale
- Pkridagperma, pohon yang daunnya seperti pakis Read more »
Bauksit
Bauksit adalah batuan-batuan yang rupanya seperti lempung kering, putih kemerahan (tergantung pada campuran kotoran yang terdapat di dalamnya) yang mengandung 55% – 65% Al; sehingga merupakan bijih dari alumunium. Alumunium termasuk salah satu logam yang mempunyai sifat-sifat yang sangat menguntungkan inilah yang menyebabkan pemakaiannya laju dan cepat. Jika dibandingkan dengan logam lainnya, maka alumunium merupakan logam yang termudah digunakan oleh manusia yaitu mulai pada tanggal 1825. produksi bauksit Indonesia pada tahun 1971 adalah 1.237.610 ton sebagian besar di ekspor ke jepang. Ternyata bahwa dewasa ini pemakaian alumunium tidak kalah dengan logam lainnya bahkan merupakan saingan yang berat, misalnya keperluan dalam: Read more »
Timah Putih
Timah adalah logam yang bersifat sangat lunak, maka dari itu dapat diolah hingga dapat diolah menjadi tipis sekali sehingga dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan misalnya: kaleng, pipa-pipa saluran, alat pembungkus (rokok, coklat dan lain-lain) dan untuk menjaga besi agar tidak cepat berkarat batu-batuan yang merupakan bijih, ialah yang mengandung timah 55% – 74%. Yang lebih rendah kadar timah tidak akan memberi keuntungan apabila diusahakan didalam bijih yang dapat di gunakan untuk pembuatan timah adalah Casiterit (SnO2) sama dengan batu timah, yang terdapat dalam dua bentuk, yaitu: Read more »
LOGAM BIJIH
Bijih-bijih logam itu terdapat di pegunungan api atau di bekas pegunungan api. Ada juga daerah-daerah yang tidak bergunung api ataupun bukan bekasnya, tetapi dalamnya terdapat bijih-bijih logam seperti di Australia, Siberia, Afrika Selatan dan Spanyol.
Yang disebut logam adalah sejumlah unsur-unsur dari ilmu kimia. Karena sifat-sifat kimia dan fisika, maka dapat di bedahkan dari metoloid-metoloid/unsur bukan logam. Read more »
Pengaruh Alam Terhadap Kehidupan
Sebagaimana kita ketahui bahwa kehidupan sangat dipengaruhi oleh alam sebaliknya dengan semakin meningkatnya perkembangan teknologi, manusia semakin mampu mempengaruhi kondisi-kondisi alam. Sebagai contoh pada masyarakat primitif dimana penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi masih sangat minim, manusia belun dapat berbuat banyak untuk merombak lingkungan alam yang ada di sekitarnya seperti masyarakat pertanian, peternakan, masalah perumahan sampai pada masalah iklim dan curah hujan. Tetapi pada masyarakat modern dimana penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berkembang sangat pesat manusia mampu merombak situasi alam seperti merombak lahan dari tidak subur menjadi lahan yang subur, merubah sungai menjadi bendungan bahkan merubah awan menjadi hujan. Keadaan ini merupakan sesuatu yang berkembang hingga pada suatu saat manusia semakin tinggi tingkat teknologinya semakin tinggi pula kemampuannya merombak alam. Read more »
-
Recent
-
Links
-
Archives
- March 2008 (12)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS